Aku adalah seorang dokter wanita, yang bekerja di salah satu rumah sakit di Kota Malang. Sebut saja aku Dokter Venny. Seperti teman dokter lainnya, setiap hari aku berurusan dengan orang yang sakit. entah itu hanya sakit demam, atau sampai orang yang habis kecelakaan. Sebenarnya, hal tersebut membuatku sedikit agak risih. apalagi jika berurusan dengan bedah-membedah, ataupun potong memotong organ.
Malam itu, aku berangkat untuk berjaga malam di rumah sakit. karena aku seorang wanita, rasanya tak etis jika aku harus pergi ke rumah sakit sendirian. sehingga aku minta antar kakak cowokku. (aku belum menikah). sesampai di rumah sakit, ternyata salah satu dokter tidak bisa hadir, dan tidak ada penggantinya. sehingga hanya aku, Doket Stefan, dan tiga perawat yang ada.
Suasana rumah sakit tak seperti biasanya. bangunan tua ini membuatku sedikit merasa merinding. dinding-dinding dan tiang-tiang masih lekat dengan bangunan khas zaman victoria. Saat itu, temen-temen lainnya sedang memeriksa pasien. aku sendirian di ruangan. tiba-tiba, bayangan hitam menghampiriku. ternyata seseorang polisi. "maaf dok, kami butuh bantuan medis. ada kecelakaan di depan rumah sakit". sontak aku kaget. segera aku menghubungi teman-teman.
Entah kenapa, ini benar-benar di jalan depan rumah sakit. banyak orang menggerombol disitu. ternyata, Dokter Stefan sudah ada disana. dia menghampiriku seraya mengajakku ke tempat kejadian. Aku penasaran dan berusaha melihat.
Dan oh tuhan..., ini adalah kejadian yang sangat mengerikan. aku tak habis fikir jika kecelakaan bisa separah ini. Organ sudah berhamburan. Bahkan kulihat, kelopak matanya sudah tak berisi. tangan satunya menghilang, di sudut sana. dan darahnya, aduhay......
Yang membuat miris adalah, dia masih menangis di kondisi seperti itu. yah, dia hidup dengan organ yang berhamburan. satu kakinya dan satu tangannya sudah tiada. matanya sudah berpisah, bahkan perutnya, aku tak bisa berucap. organ yang kukenal seperti lambung ada disana. dengan segera, aku dan dokter stefan melakukan tindakan medis. pada kondisi yang seperti itu, dia berucap "Aku makan kakakku, biarlah aku mati".
Sudah terlambat. Jelas, kondisi seperti itu tak memungkinkan dia untuk hidup. bahkan setelah dia mengucapkan beberapa kata itu, dia langsung tak menunjukkan tanda tanda kehidupan. Namun, aku penasaran terhadap apa yang diucapkan oleh dia. sehingga aku memberi tahu perkataan itu.
Tiga hari berlalu. telah diketahui apa yang membuat anak itu kecelakaan. Dia hidup dikeluarga kaya sebagai 5 bersaudara. dan usut punya usut, orang tuanya adalah penyembah setan untuk pesugihan. selama 3 hari, kakaknya menghilang. dia mengira kakaknya nginep di temannya. namun kenyataanya, ternyata dari penelusuran, kakaknya di bunuh oleh orang tuanya sebagai tumbal pesugihan. orang tuanya menyembelih anak sulungnya itu, dan menjadikannya bakso, yang dimakan oleh semua anggota keluarganya. hal itu sungguh kejam. dan dia baru tahu hal itu, ketika dia tahu ada tulang belulang manusia di gudang rumahnya, dimana ia sadar betul bahwa itu adalah tulang kakaknya. saat itu ia langsung menangis, menjerit seperti orang gila. dan langsung kabur dengan mengendarai sepeda motor sangat kencang, sebelum akhirnya sebuat truk menyambarnya.
Dan yang lebih aneh, saat kakaknya menghilang, dan sudah mati dimakan, ia masih sempet chatting dengan kontak kakaknya yang mengatakan bahwa didalam dagingmu, ada dagingku. awalnya sih dia positif thinking, kan emang saudara. tak taunya, itu adalah kakaknya yang mengisyarakan kepada dia bahwa dia telah memakan kakaknya.
SELAMAT MALAM!!!!




